Tag Archives: polisi

Waspada Gerakan NII? (bagian 1)

(Reportase pribadi ketika menghadiri talkshow seputar NII)

“Deert,deert….”getar handphone Nokia 1280 yang saya kantongi cukup menghangatkan suasana malam yang dingin. Selasa 3 Mei tepat pukul 23.28, saya menerima sms dari panitia talkshow Waspada Gerakan NII. “Maaf, Krn psrta yg tlh mdftr lbh dr kuota yg dsdiakn pntia. Dhrpkn kpd yg sdh mdftar u/ dtg seawal mgkn (mlai jm 12) untk mendapat t4.” Begitulah isinya. Malam itu, sebenarnya masih banyak hal yang perlu saya perbincangkan dengan teman-teman yang aktif di Studi Islam Teknik Computer (SITC). Namun, saya lebih memilih untuk istirahat lebih awal dan mempersiapkan fisik agar bisa hadir talkshow tepat waktu. Ketika teman-teman SITC berpamitan pulang ke kontrakannya, saya buru-buru mengiyakan dan mengantar mereka sampai ke pintu gerbang kontrakan saya. Tak lama kemudian suasana kontrakan menjadi hening. Saya dan sahabat saya, Bayu, bergegas menutup pagar dan mengunci pintu ruang tamu. Setelah memastikan semuanya telah berjalan sesuai SOP sekuritas kontrakan, saya melakukan segala persiapan pribadi sebelum tidur. Setelah segalanya siap, segera saya rebahkan tubuh saya di atas bed, berdoa, dan kemudian berjalan menjauhi alam sadar.

Belakangan ini, hampir setiap hari Surabaya selalu dilanda hujan lebat. Tak jarang disertai petir yang menggelegar dan angin kencang. Jalanan di Kota Pahlawan seringkali digenangi air. Di beberapa titik, air juga menggenangi jalan-jalan protokol. Salah satu yang cukup parah adalah banjir di ruas jalan protokol Mayjen Sungkono, beberapa meter dari Hotel Shangrila. Pada hari Senin, dalam perjalanan pulang dari rumah kawan saya di daerah Manukan, saya sempat terjebak kemacetan bersama pengendara yang lain di ruas jalan tersebut. Syukurlah saat itu hujan cepat reda sehingga dalam waktu 1 jam air sudah agak surut (“hanya” setinggi betis orang dewasa) dan ruas tersebut dapat saya lalui dengan “berlayar” bersama motor kawasaki saya. Namun pemandangannya sangat berbeda pada hari Rabu 4 Mei. Hari itu adalah hari yang sangat cerah bila dibandingkan hari-hari sebelumnya. Matahari bersinar gemilang dan panasnya dapat dirasakan oleh semua orang. Pagi itu, saya banyak menghabiskan waktu dengan melaksanakan rutinitas harian semisal menyiapkan sarapan. Sebelumnya saya sempatkan pula berolahraga dengan jalan-jalan pagi ke kampus bersama teman-teman kontrakan. Sambil berolahraga, sambil memasang poster iklan Basic Islamic Leadership Training di beberapa titik di kampus. Setelah kembali ke kontrakan, segera saya nyalakan laptop Dell Inspiron 1440 di atas meja belajar. Tak lupa saya koneksikan kabel DSL speedy ke laptop tersebut. Sebelum berangkat ke kampus, saya merasa perlu mencari informasi-informasi penting seputar topik talkshow yang akan saya ikuti pada siang hari. Saya berharap, saya dapat berpartisipasi aktif dalam talkshow tersebut dan talkshow tersebut akan menjadi sebuah talkshow yang menarik.

Pada pukul 12.00, setelah segala urusan saya di kampus beres, saya memacu motor saya menuju kampus B Unair melintasi Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Reportase, Share