Too Much…

Satu kata untuk mengawali tulisan ini: Astaghfirullaahal’adzim… Melihat kondisi negeri ini, Indonesia, kita patut prihatin dan miris (atau mungkin ada kata-kata lain?) Saya katakan, negeri kita semakin lama semakin tenggelam dalam chaos, kekacauan dalam segala aspek kehidupan. Maksud saya membuat tulisan singkat ini adalah untuk menunjukkan betapa banyak persoalan yang tidak terselesaikan di negeri ini. Marilah kita buat list persoalan-persoalan yang membutuhkan solusi dan pemecahan. Mulai dari KKN yang sudah menjadi ’adat kebiasaan’ di negeri ini (jaksa agung juga korup tuh!), krisis listrik yang mengancam seluruh negeri, kenaikan dan kelangkaan segala jenis BBM di berbagai daerah, kelaparan dan gizi buruk sampai menelan korban jiwa, kemiskinan terus meningkat tajam, hingga isu susu berbakteri sakazakii (kabarnya membahayakan kesehatan balita!). Segala macam krisis tadi masih ditambah dengan bencana alam yang melanda secara bergantian (kalau tidak mau dikatakan simultaneous). Sebut saja gempa di Sumatera beberapa waktu yang lalu, ganasnya ombak yang menyebabkan nelayan tidak bisa melaut, angin puting beliung yang ”jalan-jalan” ke sana kemari, tanah longsor di beberapa daerah, banjir bandang di berbagai daerah dan perkotaan (Bengawan Solo ”nangis” lagi) dan segala bencana lain yang tidak mungkin dapat kita prediksi secara tepat kapan datangnya.

images.jpgPertanyaan terbesarnya adalah: What’s wrong? Apa yang salah dari negeri ini? Apakah karena elit politiknya opportunis? Ataukah karena negeri kita sudah ”ditakdirkan” miskin SDA dan miskin segalanya (yah, udah nasibnya mas….pasrah…)? Atau ada kesalahan sistem di negeri ini? Atau memang Allah SWT murka terhadap penduduk negeri ini (na’udzubillahimindzalik)? Semua jawaban pertanyaan di atas sangatlah bergantung kepada paradigma atau cara pandang yang digunakan oleh seseorang. Lebih ekstrim lagi dapat kita katakan tergantung dari ideologi dan kepemimpinan berpikir seseorang dalam menyikapi berbagai permasalahan di negeri ini. Saya sebagai seorang muslim tentunya memandang segala persoalan tersebut dalam tinjauan Islam. Islam ya’lu wa laa yu’la ’alaih. Islam tinggi (mulia) dan tidak ada yang lebih tinggi daripada Islam! Islam adalah satu-satunya ideologi, agama, yang diridhoi Tuhan Pencipta alam semesta ini, Allah Ta’ala. Sehingga tidak perlu heran, setiap tulisan yang saya buat menyangkut berbagai persoalan negeri ini tidak akan lepas dari point of view yang saya miliki, yaitu Islam! InsyaAllah akan saya tulis secara bertahap tiap minggu, kalo tiap hari ya gak mungkin lah, lihat tulisan saya beberapa waktu yang lalu tentang semester 4. OK, just a preface, hanya pengantar menuju tulisan-tulisan saya berikutnya. Proud to be Muslim!

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Share

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s