Semester 4, I’m lovin it?

Mungkin setelah seseorang melihat judul tulisan ini, dia tidak terlalu tertarik untuk meneruskan membaca tulisan saya ini sampai akhir. Lain ceritanya kalau yang membaca itu adalah teman-teman saya satu jurusan, apalagi satu angkatan. Mengapa saya berpikir begitu? Tak lain, karena tulisan ini akan “memproyeksikan” apa yang ada dalam batok kelapa kepala saya mengenai suasana semester 4 perkuliahan saya di Informatika ITS, yang juga ”menyelimuti” teman-teman saya satu angkatan. (Ngomong-ngomong soal “memproyeksikan”, saya jadi inget uang saya yg dipinjem buat sewa proyektor LCD Rp 40.000. Jumlah yang lumayan bwt mahasiswa… Sampai sekarang belum dikembalikan, hiks, hiks) Ok lah, layaknya sebuah tulisan, sudah saatnya nih masuk ke bagian isi, prolognya cukup separagraf ini aja, sekedar buat pancingan. Hehehe…

Perkuliahan semester ini sebenarnya sudah berjalan selama 2 minggu lebih. Dari waktu yang cukup singkat itu saja sudah banyak suka duka yang saya alami bersama teman-teman. Yang paling awal tentu saja pas ”FRS-an”. Ini adalah sebuah istilah yang populer di ITS yang menunjuk pada sebuah aktifitas pengambilan, pengaturan, dan penentuan mata kuliah secara online dengan mengisi FRS alias Formulir Rencana Studi. Akfitas tersebut rutin dilakukan secara mandiri oleh mahasiswa setiap pergantian semester atau tahun ajaran. Pengisian FRS semester ini sudah dapat dilakukan sejak awal Februari. Yah, seperti semester2 sebelumnya, saya sudah ”menanti” masa-masa pengisian FRS tersebut sejak awal (menit-menit pertama FRS) dengan harapan dapat kelas yang ”bagus” dengan dosen yang ”menyenangkan”. Hehehe… Pengalaman telah berbicara, kalo ngisi FRS awal-awal gitu bisa ngatur jadwal juga tuh! Semester lalu saya malah bisa men-setting hari libur saya, Jumat-Sabtu-Minggu. Wah, lumayan seru kan… Tapi semester ini agak berbeda dengan semester-semester sebelumnya. Why? Lanjut ke paragraf selanjutnya!

dosen-komputer.pngMalam 31 Januari, saya langsung mengisikan beberapa mata kuliah ke dalam FRS saya. Beberapa mata kuliah (selanjutnya disingkat matkul) masih ERROR, dalam artian belum dibuka kelasnya atau memang bener-bener error, kelas sudah tersedia tapi gak bisa diambil. ”Yah, seadanya dulu lah!” pikir saya. Yang penting dah booking duluan walaupun saat itu jadwal kuliah masih belum diterbitkan. Esok harinya, saya dan temen saya, Bayu, nge-net di kampus lagi. Selain untuk memastikan FRS saya sendiri, saya juga dimintai tolong oleh Bayu untuk men-setting proxy di laptopnya agar kami bisa FRS-an dengan laptop tersebut. Kebetulan sekali, developer FRS online di kampus adalah dosen saya sendiri, Pak Imam. Jadi kalau ada keluhan seputar FRS bisa langsung menghubungi beliau. Masalah error beberapa matkul kemarin juga telah dilaporkan salah satu teman saya dan langsung ditanggapi saat itu juga. Yups, akhirnya siang itu saya sudah bisa memilih dan memilah beberapa matkul yang kemarin malam masih error dan saya termasuk early peoples (kalau gak mau dikatakan earliest) yang mengambil matkul-matkul tersebut. Alhamdulillah…setelah saya mencocokkan dengan jadwal kuliah yang telah diterbitkan saat itu, gak ada kelas yang kres satu sama lain.

Tahapan yang terpenting setelah FRS-an adalah perwalian, yang merupakan aktifitas pengesahan FRS oleh dosen wali. Biasanya, perwalian ini dimanfaatkan baik-baik oleh mahasiswa untuk melobi, meyakinkan, bahkan merayu (ada yang menghipnotis gak ya?) dosen wali untuk tujuan-tujuan tertentu, misalnya nambah jatah SKS, ngambil kuliah prasyarat dengan tanpa syarat (tahu maksudnya kan?), pindah ke kelas yang lebih baik dan banyak lagi yang lainnya. Berhasil atau tidak tergantung kata-kata manis dari kita untuk meyakinkan dosen wali (kalo pake hipnotis pasti berhasil! Hehehe…). Setelah mengantri sekian tahun (walah, cuman se-jam aja koq), akhirnya FRS saya sudah disahkan oleh Pak Roy, dosen wali saya. Ok, kuliah semester ini telah dimulai!

Selama paling tidak seminggu berikutnya, saya terus memantau perkembangan jadwal perkuliahan yang ada. Ketika terjadi kres, tentunya harus ke dosen wali lagi untuk pindah kelas atau mengatur ulang matkul yang telah diambil. Fiuhh, kelelahan mengawali semester 4 ini. Jadwal perkuliahan sangat sering berganti, update dengan jadwal yang baru. Tidak tanggung-tanggung, sampai tulisan ini ditulis jadwal sudah terupdate hingga versi 18! Itu artinya sudah terjadi 17 kali pergantian jadwal. Untungnya tidak terlalu berimbas pada matkul-matkul yang saya ambil. Hanya saja planning saya untuk men-create 1 tambahan hari ”libur” seperti semester yang lalu jadi berantakan. Yah, setiap hari malah ada kuliah. Tapi saya ambil hikmahnya saja, tiap hari ke kampus (advantage atau nggak ya?) ditambah lagi kuliah per hari tidak terlalu padat. Ironis, hari terpadat saya justru hari Jum’at, hari libur saya semester lalu. No problem! The show must go on…

Satu kendala lagi yang saya alami semester ini. Perkuliahan saya pindah ke gedung baru Informatika, namun semua laboratorium masih ada di kampus lama. Mungkin ini juga yang menyebabkan perubahan dan revisi jadwal yang berkali-kali, yaitu harus menyesuaikan dengan ruang di gedung baru. Padahal praktikum biasa dilaksanakan di laboratorium. Wah, cukup merepotkan juga, harus mondar-mandir kampus lama-kampus baru setiap hari. Cost dan energy yang dibutuhkan tentunya lebih besar dari kondisi normal. Ditambah lagi, ada 2 praktikum yang diharus diselesaikan semester ini, Database dan Computer Network, yang semuanya menuntut penggunaan komputer di lab. Subhanallah… Tentang gedung baru Informatika ada kisah tersendiri yang akan saya tulis lain waktu. Lanjut dulu deh!

Sebenarnya, SKS yang saya ambil semester ini gak terlalu banyak. Pada saat teman-teman saya berlomba-lomba untuk cepat lulus dengan menambah SKS semaksimal mungkin, saya hanya mengambil 20 SKS, standar sekali. Ketika teman-teman berpikir untuk lulus tepat waktu, saya malah sebaliknya, berpikir untuk lulus pada waktu yang tepat J. Ada banyak misi yang harus saya selesaikan di kampus tercinta ini (secret agen D-000, hihihi…). Tapi ada sesuatu yang lain dibalik 20 SKS tersebut. 2 SKS di antaranya adalah praktikum (ini sudah cukup berat, praktikum 1 SKS serasa 6 SKS, hehehe). Harus kerja keras untuk yang satu ini. Ditambah lagi ada kado spesial yang tak terduga, yaitu perubahan dosen pada matkul Numerical Method. Awalnya adalah Pak Victor, digantikan oleh Pak Rully, dosen yang populer di fakultas. Banyak cerita yang mengiringi langkah mahasiswa yang dibimbing oleh Pak Rully (kebanyakan sih cerita-cerita seram…). Bagian ini pun akan saya tulis tersendiri lain waktu (doakan ada waktu). Singkat kata, kerja keras dan keseriusan, ditambah lagi tenaga ekstra sangat dibutuhkan dalam menghadapi semester ini. Banyak hal lagi yang akan saya ceritakan lain waktu (berapa kali ini kata-kata ”lain waktu” muncul?).

ghaasyiyah.jpgSebagai penutup, (formal banget) padatnya perkuliahan semester ini tentunya tidak boleh sampai mengganggu kewajiban lain yang lebih penting, yaitu dakwah untuk mengembalikan dan melanjutkan kehidupan Islam (isti’naf al-hayah al-Islamiyah). Saya sungguh tidak ingin, aktifitas perkuliahan saya membuat saya lalai untuk terus bergerak demi tegaknya Izzul Islam wal Muslimin, karena saya adalah seorang muslim. Nafas saya, rizki saya, setiap detak jantung saya, barang-barang di kos saya, kemampuan saya untuk kuliah, semuanya adalah pemberian dari Allah SWT. Tidaklah layak bagi saya maupun siapa saja yang membaca tulisan ini untuk melalaikan kewajiban yang telah dibebankan Allah pada kita. Segala perkuliahan saya adalah salah satu sarana ber-taqorrub ilallah, mendekatkan diri pada Allah, yaitu dengan menuntut ilmu untuk kemuliaan Islam. Satu doa saya: Ya Allah, berikanlah kepada hambaMu ini kekuatan, ketabahan, dan keistiqomahan dalam menghadapi semester 4 ini. Ya Allah, ridhoilah segala amalan ibadah hambaMu…

Surabaya, 1 Maret 2008

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Share

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s